Menuju Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Kanada Akan Divaksin

TORONTO – Besar petugas medis Komite Olimpiade Kanada (COC) mengatakan semua atlet Kanada yang mau berkompetisi di Olimpiade Tokyo bakal mendapatkan vaksin Covid-19.

Vaksinasi COVID-19 tidak wajib bagi para-para atlet yang akan beradu dalam ajang olahraga yang berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus itu, namun itu direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin.

Kepala petugas medis COC, Mike Wilkinson, mengatakan kecepatan peluncuran vaksinasi Kanada akan memungkinkan perwakilan Olimpiade Tokyo untuk divaksinasi tepat waktu tanpa meninggalkan antrean apa pun.

“Jika kita melihat proses dan jadwal vaksin yang direncanakan, kami diyakinkan oleh pemerintah dan sebab satuan tugas vaksin kalau… pada saat Juli mendatang semua orang di Kanada yang ingin di vaksin hendak bisa mendapatkannya, ” sebutan Wilkinson, dikutip dari Reuters, Sabtu (1/4/2021).

Baca juga:   Australia Prioritaskan Vaksin untuk Olahragawan yang Bakal Berlaga dalam Olimpiade Tokyo

“Jadi saya yakin tim Kanada, yaitu, yang tak hanya mencakup atlet namun pelatih, staf olahraga, sukarelawan tim, akan dapat divaksinasi sebelum mereka berangkat ke Tokyo, ” tambahnya.

Baca juga:   Kualifikasi Dayung untuk Olimpiade Tokyo 2020 Sempat Ditunda karena Covid-19

Kanada mengirim delegasi secara jumlah sekitar 750-850 karakter ke Olimpiade. Jumlah itu lebih sedikit dari jumlah biasanya sekitar 1. 000 orang, karena pandemi.

Wilkinson mengatakan bila ada yang mengemukakan kewaswasan tentang penggunaan vaksin. Dia akan berdiskusi dengan itu tentang kemungkinan efek tepi, berkaitan dengan pelatihan, beserta manfaatnya.

“Saya tidak bertemu seorang kendati dalam delegasi yang muncul kepada saya dan mengucapkan bahwa mereka tidak mau di vaksin, ” kata pendahuluan Wilkinson.