Puig Meradang Peran Bradl sebagai Pengganti Marc Marquez Terus Dikritik

LOSAIL – Manajer Tim Honda, Alberto Puig, meradang usai timnya terus mendapat kritikan lantaran menunjuk sang test rider atau pembalap penguji, Stefan Bradl, sebagai pengganti sementara Marc Marquez, yang absen balapan. Puig secara tegas pun mengatakan bahwa langkah ini harus diambil Honda karena memang tak ada lagi pilihan lain.

Bradl diketahui harus menjalani peran ganda sejak MotoGP 2020. Dia diminta menggantikan Marc Marquez sejak seri ketiga musim lalu dan terus berlanjut ke dua seri awal MotoGP 2021 ini.

Pekerjaan ini dilakukan di tengah tugas Bradl menguji motor balap Honda. Tugas ganda yang dilakukan Bradl ini pun menjadi sorotan. Sejumlah tim melontarkan kritik kerasa, di antaranya KTM dan juga Petronas Yamaha SRT.

BACA JUGA: Bradl Bocorkan Kemungkinan Marc Marquez Comeback di Portugal

Menurut mereka, pekerjaan ganda Bradl ini tidak adil. Sebab, Bradl mendapat keuntungan dari pembalap lain di MotoGP 2021 dengan menjalani balapan dan juga menjalani uji coba yang hanya bisa diikuti oleh test rider.

BACA JUGA: 4 Pembalap Honda Memble di MotoGP Qatar 2021, Pernat: Marquez Makin Dirindukan

Mendengar kritik ini, Puig pun geram. Dia menyatakan bahwa pihak Honda sendiri terpaksa melakukan hal tersebut karena memang tidak ada lagi pembalap tersedia yang bisa menggantikan Marc Marquez.